Keamanan CCTV rumah sangat penting untuk menjaga privasi penghuni agar tidak dipantau atau diretas oleh pihak yang tidak berwenang. Jika tidak diamankan, kamera CCTV berisiko mengalami kebocoran rekaman pribadi, pengambilalihan kendali, hingga penyalahgunaan fitur komunikasi dan jaringan internet rumah. Untuk mencegah hal tersebut, pemilik rumah disarankan mengganti kata sandi bawaan pabrik dengan kombinasi yang kuat minimal 12 karakter, mengaktifkan verifikasi dua langkah (2FA), rutin memperbarui firmware dan aplikasi resmi, mengamankan jaringan Wi-Fi, serta membatasi hak akses kamera. Apabila terdeteksi tanda-tanda peretasan—seperti kamera bergerak sendiri atau adanya suara asing—langkah penanganan cepat yang harus dilakukan adalah segera mengganti kata sandi, mengeluarkan seluruh perangkat yang sedang login, dan memperbarui sistem keamanan perangkat.