AI Generatif merupakan teknologi kecerdasan buatan yang mampu menghasilkan berbagai jenis konten baru, seperti teks, gambar, audio, video, kode program, hingga ringkasan dokumen berdasarkan pola dari data yang telah dipelajarinya. Dengan memberikan perintah (prompt), pengguna dapat memanfaatkan AI untuk membantu menyusun dokumen, membuat materi presentasi, menghasilkan konten kreatif, maupun mendukung pelayanan publik secara lebih cepat dan efisien. Meski menawarkan berbagai manfaat, penggunaan AI Generatif juga perlu disertai sikap kritis dan bijak karena memiliki sejumlah risiko, seperti halusinasi AI yang dapat menghasilkan informasi keliru, potensi kebocoran data, penyalahgunaan melalui teknologi deepfake, pelanggaran hak cipta, serta ketergantungan yang berlebihan. Oleh karena itu, AI Generatif sebaiknya dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir, verifikasi informasi, dan pengambilan keputusan oleh manusia.