#jagaRuangSiber · #Sec?rityWithoutUisNotComplete! · #CyberSecurityIsASharedResponsibilities · #SecurityByDesign · #sayaNetizenCerdas! · #jagaRuangSiber · #Sec?rityWithoutUisNotComplete! · #CyberSecurityIsASharedResponsibilities · #SecurityByDesign · #sayaNetizenCerdas! ·
EDUKASI · · 5x dilihat

Predator Anak di Internet

Dunia digital memang seru, tapi predator anak bisa mengintai.

Bagikan: Twitter/X WhatsApp
Predator Anak di Internet
Dokumen PDF · 15 Mei 2026
Buka PDF
Predator anak di internet adalah individu yang memanfaatkan platform digital seperti media sosial, game online, dan aplikasi chat untuk mendekati, memanipulasi, dan mengeksploitasi anak secara emosional, seksual, atau finansial. Mereka sering menyamar sebagai teman sebaya atau orang dewasa yang “baik”, cepat akrab, meminta foto atau data pribadi, mengajak komunikasi rahasia, dan kadang mencoba memaksa bertemu secara langsung di dunia nyata. Modus yang umum termasuk grooming, yakni pendekatan bertahap untuk membangun kepercayaan sampai anak merasa nyaman; memberi hadiah atau janji; serta memindahkan komunikasi ke aplikasi pribadi seperti WhatsApp atau Telegram. Untuk menghindarinya, anak perlu berhati-hati tidak mudah percaya pada orang asing, tidak membagikan informasi pribadi atau foto/video, serta memblokir dan melaporkan akun mencurigakan. Orang tua dan lingkungan juga dianjurkan membangun komunikasi terbuka, mengawasi penggunaan gadget, serta memberikan edukasi tentang bahaya internet dan cara melaporkan ancaman secara aman.
Kembali ke Kabar