Ringkasan
WiFi publik memang memudahkan akses internet tanpa menggunakan kuota pribadi, namun juga memiliki risiko tinggi terhadap keamanan dan privasi data karena rentan dimanfaatkan untuk serangan siber seperti penyadapan jaringan dan pencurian informasi sensitif. Oleh karena itu, pengguna perlu lebih waspada dengan mengenali ciri WiFi mencurigakan, menghindari akses data penting saat terhubung, menggunakan koneksi HTTPS, memanfaatkan VPN, serta memastikan antivirus aktif sebagai perlindungan tambahan. Selain itu, melalui penyediaan layanan WiFi publik yang lebih aman dan kegiatan edukasi keamanan siber kepada pegawai, Diskominfos Provinsi Bali terus mendorong peningkatan kesadaran agar masyarakat dan ASN tetap terlindungi saat beraktivitas di ruang digital, khususnya ketika menggunakan jaringan di area publik.
