Ringkasan
Digital dependency atau ketergantungan digital kini telah merambah seluruh aspek kehidupan masyarakat, dunia kerja, hingga pelayanan publik berkat kemudahan, kecepatan, dan efisiensi yang ditawarkannya. Namun, ketergantungan tanpa batas ini membawa risiko serius, mulai dari gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan penurunan fokus, hingga ancaman lumpuhnya layanan vital masyarakat secara instan jika terjadi serangan siber atau gangguan sistem (single point of failure).
Untuk menghadapi tantangan ini, pemerintah perlu menjamin kedaulatan data dan menyiapkan sistem cadangan (backup), sementara masyarakat imbau untuk menerapkan langkah keamanan siber dasar seperti penggunaan Autentikasi Dua Faktor (2FA). Kunci utamanya adalah membangun kebiasaan digital yang sehat—seperti pembatasan screen time dan digital detox—agar teknologi tetap berfungsi sebagai alat yang membantu kehidupan, bukan justru mengendalikannya.