Ringkasan
Social engineering merupakan salah satu ancaman siber yang memanfaatkan kelemahan psikologi manusia untuk memperoleh informasi sensitif, baik melalui media digital maupun interaksi langsung, sehingga menjadi lebih berbahaya dibandingkan serangan teknis semata karena menargetkan kepercayaan pengguna. Serangan ini sering menyasar individu maupun organisasi melalui berbagai bentuk seperti phishing, penipuan identitas, dan manipulasi informasi yang dapat menimbulkan kerugian besar jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, peningkatan kewaspadaan masyarakat, penerapan budaya keamanan informasi di lingkungan kerja, serta edukasi berkelanjutan menjadi langkah penting dalam pencegahan, didukung peran aktif Diskominfos Kota Denpasar dan Diskominfos Provinsi Bali dalam meningkatkan literasi keamanan siber serta mendukung implementasi perlindungan data pribadi agar masyarakat semakin bijak dan aman dalam beraktivitas di ruang digital.
